JAKARTA BARAT — Air mata Artika Sari tak terbendung ketika melihat rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh bersama keluarganya akhirnya diperbaiki dan diresmikan melalui program bedah rumah. Bersama Maulana, suaminya, Artika tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bahagia. Bagi pasangan dengan tiga orang anak ini, rumah yang kini jauh lebih layak bukan sekadar bangunan dengan dinding dan atap yang lebih baik, melainkan jawaban atas harapan yang selama ini mereka pendam.
Rumah yang berlokasi di Pasar Nangka, Gang Acil, RT 013/RW 012, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan. Plafon rumah sudah nyaris jebol dan mengkhawatirkan keselamatan penghuninya. Lantai masih berupa tanah, sementara air bahkan merembes keluar dari permukaan tanah di dalam rumah. Di tempat itulah Artika Sari dan Maulana menjalani kehidupan sehari-hari bersama ketiga buah hati mereka.
Kondisi tersebut bukan hanya menghadirkan ketidaknyamanan, tetapi juga menyimpan kekhawatiran bagi sebuah keluarga yang mendambakan tempat tinggal aman dan sehat. Rumah yang semestinya menjadi tempat paling nyaman untuk beristirahat justru menghadirkan persoalan setiap harinya. Namun, keterbatasan ekonomi membuat keinginan memperbaiki rumah belum mampu mereka wujudkan.
Melalui gerakan SIAAP (Sarana Informasi Achmad Azran Peduli), kepedulian terhadap kondisi keluarga tersebut diwujudkan melalui program bedah rumah yang melibatkan dukungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Peresmian rumah dilaksanakan pada Senin (2/11/2026) pukul 13.00 WIB. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan gotong royong dapat menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Anggota DPD RI/MPR RI Dapil DKI Jakarta Achmad Azran (Bang Azran) mengatakan, program bedah rumah bukan semata-mata memperbaiki bangunan yang rusak, tetapi juga mengembalikan rasa aman, kenyamanan, dan harapan sebuah keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa menyaksikan kebahagiaan Ibu Artika Sari dan keluarga. Mudah-mudahan rumah ini menjadi tempat yang layak dan penuh keberkahan bagi keluarga, menjadi tempat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, tempat anak-anak tumbuh dengan baik, serta menjadi tempat beribadah kepada Allah SWT,” ungkap Bang Azran.
Ia menegaskan, kebahagiaan yang terpancar dari wajah Artika dan Maulana menjadi pengingat bahwa masih banyak keluarga yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan bersama. Menurutnya, kepedulian sosial harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar berhenti pada simpati dan kata-kata.
Bang Azran juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam mewujudkan rumah layak bagi keluarga tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Baznas, masyarakat, dan semua pihak yang telah membantu. Terlebih kepada mereka yang sudah meluangkan waktu, menyumbangkan tenaga, pikiran, dan ikut berkorban untuk mewujudkan impian keluarga ini. Rumah ini tidak akan terwujud tanpa kepedulian dan kebersamaan kita semua,” tuturnya.
Baginya, semangat gotong royong merupakan kekuatan besar yang harus terus dirawat. Sebab, ketika banyak orang bersedia mengambil bagian, sesuatu yang sebelumnya terasa mustahil bagi sebuah keluarga dapat menjadi kenyataan.
Sementara itu, Artika Sari dan Maulana berkali-kali menyampaikan rasa terima kasih kepada Bang Azran dan Baznas. Keduanya mengaku tidak pernah membayangkan rumah yang selama ini mereka tempati dalam kondisi serba terbatas akhirnya bisa diperbaiki dan menjadi jauh lebih layak.
Dengan mata berkaca-kaca, Artika mengungkapkan betapa besar arti bantuan tersebut bagi keluarganya. Ia bersyukur karena kini bersama suami dan ketiga anaknya dapat tinggal di rumah yang lebih nyaman tanpa terus dihantui kekhawatiran terhadap kondisi plafon yang nyaris roboh maupun lantai tanah yang kerap mengeluarkan air.
“Terima kasih banyak kepada Bang Azran. Kami benar-benar tidak bisa membalas kebaikan ini. Terima kasih juga kepada Baznas yang sudah membantu sehingga rumah kami bisa menjadi lebih baik. Kami sangat bersyukur dan bahagia. Ini sesuatu yang selama ini kami impikan, tetapi belum mampu kami wujudkan sendiri. Semoga Bang Azran dan semua yang sudah membantu selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah,” ungkap Artika dengan penuh haru.
Maulana juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Baginya, bantuan tersebut bukan hanya meringankan beban keluarga, tetapi juga memberikan ketenangan sebagai seorang suami dan ayah yang ingin memberikan tempat tinggal terbaik bagi istri dan anak-anaknya.
“Terima kasih banyak kepada Bang Azran. Terima kasih kepada Baznas dan semua pihak yang sudah membantu keluarga kami. Selama ini kondisi rumah memang sangat memprihatinkan. Plafon hampir jebol, lantainya masih tanah, bahkan air keluar dari tanah. Sekarang kami bisa tinggal lebih nyaman bersama anak-anak. Kami benar-benar terharu dan bersyukur. Semoga semua kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” tutur Maulana.
Bagi Artika dan Maulana, hari itu menjadi salah satu momen yang tidak akan mudah dilupakan. Tangis yang sebelumnya hadir karena beratnya keadaan, kini berganti menjadi air mata kebahagiaan. Ada kelegaan ketika membayangkan ketiga anak mereka dapat tumbuh di lingkungan rumah yang lebih aman dan nyaman.
Kisah keluarga ini sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan rumah tidak layak huni bukan sekadar urusan bangunan dan infrastruktur. Di balik setiap rumah yang membutuhkan perbaikan, ada keluarga, anak-anak yang sedang tumbuh, harapan orang tua, dan kehidupan yang layak diperjuangkan.
Rumah di Gang Acil itu kini telah berdiri lebih baik. Bagi sebagian orang, mungkin ini hanya sebuah program bedah rumah. Namun, bagi Artika Sari, Maulana, dan ketiga anaknya, perubahan tersebut adalah kebahagiaan besar yang selama ini mereka nantikan.
Hari itu, sebuah rumah bukan hanya diperbaiki, tetapi sebuah keluarga kembali mendapatkan harapan. Dan di balik air mata bahagia Artika dan Maulana, tersimpan makna bahwa kepedulian sekecil apa pun, ketika dilakukan bersama, dapat mengubah kehidupan seseorang.(*)