JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil DKI Jakarta, H. Achmad Azran, SE, menyambut baik pidato Ketua DPD RI, Sutan Nadjamudin, dalam Sidang Paripurna DPD RI, Kamis (14/8/2025).
Menurutnya, pidato tersebut mencerminkan komitmen kuat DPD RI untuk memperjuangkan penguatan peran dan kewenangan lembaga ini demi kepentingan daerah.
Sebagai anggota DPD RI yang terpilih melalui pemilihan langsung dan tidak berafiliasi dengan partai politik, H. Achmad Azran menegaskan bahwa DPD RI adalah representasi murni dari aspirasi daerah.
“Pidato Ketua DPD RI Bapak Sutan Nadjamudin adalah cerminan dari semangat perjuangan kami untuk menguatkan posisi lembaga ini. Kami dipilih langsung oleh rakyat tanpa ikatan partai politik, sehingga representasi kami benar-benar murni dari aspirasi daerah,” ujarnya, Jumat (15/8/2025).
Senator yang akrab disapa Bang Azran ini sangat mendukung langkah DPD RI untuk memperkuat kewenangan legislasi.
Menurutnya, hal ini krusial untuk memastikan regulasi yang dibuat benar-benar solutif dan sesuai dengan realitas di daerah.
“Seperti tantangan kompleks yang dihadapi Jakarta terkait tata kota, kemacetan, dan pengelolaan sampah,” terangnya.
Bang Azran juga mengapresiasi upaya DPD RI dalam harmonisasi regulasi pusat dan daerah, terutama dalam mengevaluasi peraturan daerah (perda) yang berpotensi menghambat investasi atau tidak sejalan dengan kebijakan nasional.
Putra asli Betawi ini juga menyorot peran strategis DPD RI dalam mengawal isu perubahan iklim. Ia menegaskan bahwa Jakarta adalah salah satu daerah yang paling rentan terhadap dampak krisis iklim.
“Usulan Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait perubahan iklim yang didorong oleh DPD RI adalah langkah maju yang sangat penting. Kita harus memastikan bahwa kebijakan mitigasi dan adaptasi tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga terimplementasi secara konkret dan berkelanjutan,” tegasnya.
Terkait wacana amandemen terbatas UUD NRI 1945 untuk memperkuat Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN), Bang Azran sepakat bahwa momentum ini harus dimanfaatkan.
“DPD RI harus memastikan perspektif daerah menjadi bagian integral dari arah pembangunan nasional jangka panjang. PPHN harus disusun dengan mempertimbangkan keberagaman dan potensi setiap daerah, bukan hanya fokus pada pembangunan di pusat,” imbuhnya.
Ia pun menilai pidato Ketua DPD RI sebagai komitmen kuat untuk terus berjuang demi pemerataan pembangunan dan keadilan bagi seluruh daerah di Indonesia.
Sebagai perwakilan Jakarta, ia berjanji akan terus mengawal dan mendukung langkah-langkah strategis ini demi kemajuan Daerah Khusus Jakarta dan seluruh bangsa.