Senator Azran Minta PLN Periksa Instalasi Listrik Warga Jakarta Pasca Kebakaran Kwitang

JAKARTA, 30 Juni 2025 – Kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di Jalan Kembang XI, Kelurahan Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, menjadi sorotan serius dari anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, H. Achmad Azran, SE.

Dalam kunjungan langsung ke lokasi kejadian pada Senin (30/6), Bang Azran menegaskan bahwa bahaya korsleting listrik yang memicu kebakaran harus menjadi peringatan keras bagi PLN dan seluruh pemangku kebijakan.

“Rata-rata kebakaran di wilayah padat seperti ini sering disebabkan oleh korsleting listrik. Saya minta PLN jangan hanya menunggu laporan, tapi harus aktif melakukan pengecekan instalasi di pemukiman padat. Banyak rumah tua, kabel tidak sesuai daya, ini sangat rawan,” tegas Bang Azran di sela peninjauan.

Didampingi oleh perwakilan Kementerian Sosial RI (Kemensos), Lurah Kwitang, dan jajaran RT/RW, Bang Azran meninjau langsung rumah-rumah warga yang rata dengan tanah.

Sebanyak 32 rumah terdampak dalam musibah ini. Ia juga menyerap langsung informasi dari warga dan tokoh masyarakat setempat mengenai kronologi serta penanganan awal.

Bang Azran menilai bahwa mitigasi dan audit instalasi kelistrikan perlu menjadi program prioritas PLN, terutama di daerah-daerah yang memiliki kepadatan tinggi dan bangunan semi permanen. Ia juga menyampaikan bahwa pengawasan terhadap sambungan ilegal dan penggunaan peralatan listrik yang tidak sesuai standar harus diperketat.

“Kalau tidak dicek secara berkala, potensi korsleting akan terus mengintai. Rumah-rumah yang sudah tua dengan kabel yang usang sangat rentan, apalagi saat musim panas seperti sekarang. PLN perlu punya roadmap pemeriksaan instalasi secara sistematis,” ujarnya.

Selain menyoroti aspek teknis penyebab kebakaran, Senator Azran juga memastikan bantuan dari Kemensos dan koordinasi antarinstansi terus berjalan. Warga saat ini ditampung di masjid, balai warga, dan rumah-rumah kosong yang sementara dipinjamkan.

“Kami dorong Pemprov DKI segera mengerahkan armada kebersihan, suplai air minum, serta bantuan logistik lain agar warga bisa membersihkan puing dan pelan-pelan membangun kembali. Kami juga advokasikan agar ada bantuan lanjutan dari kementerian terkait,” tambahnya.

https://youtu.be/vrsnZG7GyhY

Bang Azran menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi warga terdampak dan menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah dan pusat.

“Saya minta komunikasi antara RT, lurah, dan dinas jangan terputus. Ini bukan hanya soal bantuan, tapi juga penataan ke depan. Termasuk bagaimana memastikan musibah serupa tidak terulang karena kelalaian teknis,” tutupnya.

Artikel Terkait

Scroll to Top