Bang Azran Sampaikan Keprihatinan Mendalam atas Kebakaran Besar di Kemayoran

JAKARTA– Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta, Achmad Azran, menyampaikan rasa prihatin dan duka yang mendalam atas musibah kebakaran besar yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di Pasar Jiung, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, tadi malam (2 Juni 2026).

Berdasarkan informasi yang diterima, kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 250 rumah warga dan menyebabkan sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) terdampak sehingga harus kehilangan tempat tinggal. Selain kerugian material yang sangat besar, sedikitnya enam warga mengalami sesak napas dan harus mendapatkan perawatan medis, sementara tiga warga lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

“Atas nama pribadi dan sebagai wakil masyarakat DKI Jakarta di DPD RI dan MPR RI, saya menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada seluruh warga yang terdampak musibah kebakaran di Kemayoran. Musibah ini tentu menjadi cobaan yang sangat berat bagi ratusan keluarga yang kehilangan rumah dan harta benda mereka,” ujar pria yang biasa disapa Bang Azran.

Bang Azran juga menyampaikan apresiasi kepada petugas pemadam kebakaran, aparat pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, serta seluruh pihak yang bergerak cepat dalam proses pemadaman, evakuasi, dan penanganan para korban.

Menurutnya, saat ini yang paling penting adalah memastikan kebutuhan dasar para penyintas dapat terpenuhi, mulai dari tempat pengungsian yang layak, makanan, air bersih, layanan kesehatan, hingga kebutuhan khusus bagi anak-anak, perempuan, dan lansia.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, organisasi sosial, dan para dermawan untuk bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan. Solidaritas dan kepedulian bersama sangat dibutuhkan agar para korban dapat segera bangkit dan menjalani kehidupan mereka kembali,” lanjutnya.

Selain penanganan darurat, Achmad Azran juga mendorong pemerintah terkait untuk melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap warga terdampak serta menyiapkan langkah-langkah pemulihan dan bantuan pascakebakaran secara cepat dan tepat sasaran.

Musibah kebakaran yang berulang di kawasan permukiman padat penduduk juga menjadi pengingat pentingnya peningkatan sistem mitigasi bencana, perbaikan instalasi kelistrikan, penyediaan sarana keselamatan kebakaran, serta edukasi kepada masyarakat guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Semoga seluruh warga yang terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, dan kemudahan dalam menghadapi cobaan ini. Kami akan terus mengawal agar proses penanganan dan pemulihan berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat kembali hidup dengan aman dan nyaman,” tutup Achmad Azran.(*)

Artikel Terkait

Scroll to Top