JAKARTA– Anggota DPD RI/MPR RI daerah pemilihan DKI Jakarta, Achmad Azran yang akrab disapa Bang Azran, menyampaikan optimismenya terhadap peluang Persija Jakarta dalam perburuan gelar Liga 1 musim ini.
Bang Azran menjelaskan bahwa berdasarkan perhitungan klasemen sementara, Persija saat ini mengoleksi sekitar 59 poin dan berada di posisi tiga besar, tertinggal kurang lebih 6 poin dari pemuncak klasemen. Dengan asumsi masih tersisa beberapa pertandingan hingga akhir musim, secara matematis Persija masih berpeluang mengejar ketertinggalan tersebut.
“Jika kita melihat skenario realistis, misalnya masih ada 3 pertandingan tersisa, maka Persija berpotensi menambah maksimal 9 poin. Artinya total poin bisa mencapai kisaran 68 poin. Ini membuka peluang, terutama jika tim di atasnya kehilangan poin dalam satu atau dua pertandingan,” ujar Bang Azran.
Pria asli Betawi itu menambahkan, kunci utama dalam perhitungan tersebut adalah konsistensi meraih kemenangan, khususnya pada laga kandang yang secara statistik memberikan keuntungan lebih besar bagi tim tuan rumah.
“Karena itu saya mendorong Persija untuk sapu bersih laga kandang. Tiga poin di setiap pertandingan kandang adalah harga mati jika ingin menjaga peluang juara tetap hidup,” tegasnya.
Bang Azran juga menyoroti pentingnya dukungan Jakmania sebagai faktor non-teknis yang dapat meningkatkan motivasi pemain di lapangan. Atmosfer stadion yang kuat dinilai mampu menjadi pembeda dalam laga-laga krusial di akhir musim.
“Dukungan suporter adalah energi tambahan. Saya yakin dengan semangat kebersamaan, Persija bisa tampil maksimal di setiap laga sisa,” tambahnya.
Sebagai gambaran, dalam jadwal tersisa, Persija masih memiliki laga kandang yang menjadi penentu. Setiap kemenangan kandang akan bernilai 3 poin, hasil imbang 1 poin, dan kekalahan tanpa poin. Oleh karena itu, jika Persija mampu menyapu bersih seluruh laga kandang dan mengamankan poin tambahan dari laga tandang, maka peluang untuk menembus atau bahkan melampaui perolehan poin pesaing tetap terbuka hingga pekan terakhir.
Terlepas dari hasil akhir musim ini, Bang Azran menegaskan bahwa kecintaannya terhadap Persija tidak akan pernah berubah.
“Apapun yang terjadi, saya tetap cinta Persija. Dukungan ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi soal kebanggaan saya sebagai warga Jakarta,” pungkasnya.