Diiringi Tebus Murah Beras, Bang Azran Apresiasi Sukses Deklarasi Ciracas Kota Santri dan Dzikir Muhasabah Akhir Tahun 2025

JAKARTA — Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan DKI Jakarta, Achmad Azran, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Deklarasi Ciracas Kota Santri yang digelar pada Sabtu, 27 Desember 2025.

‎Perhelatan yang dibungkus dengan kegiatan Gebyar Kampung Sedekah serta Dzikir dan Muhasabah Akhir Tahun 2025 tersebut berlangsung sukses dan lancar di Aula Masjid Baitussyidqi PKP, Ciracas, Jakarta Timur.

‎Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Timur Munjirin, unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, alim ulama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pelaku UMKM, serta ratusan warga Ciracas dan sekitarnya.

‎Menurut Achmad Azran, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa penguatan nilai keagamaan dapat berjalan seiring dengan kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

‎“Dzikir dan muhasabah akhir tahun ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan solidaritas sosial. Deklarasi Ciracas sebagai Kota Santri mencerminkan komitmen bersama untuk membangun masyarakat yang religius, beradab, dan peduli sesama,” ujar pria yang akrab disapa Bang Azran.

‎Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Gebyar Kampung Sedekah yang menghadirkan berbagai layanan dan bantuan sosial bagi masyarakat, di antaranya pembagian 600 kupon belanja, 50 paket beras untuk dhuafa, penyaluran APAR bagi DKM, serta pembagian 600 cup es krim dan 100 jajanan pasar kepada peserta.

‎“Saya persembahkan ini untuk masyarakat Jakarta. Semoga bermanfaat, dan mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan,” kata Bang Azran.

‎Selain itu, acara turut dimeriahkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dari Puskesmas Kecamatan Ciracas, Parade Hadroh Remaja dan FKMT, atraksi Palang Pintu, serta pertunjukan Pencak Silat Pagar Nusa dan LDII. Berbagai penampilan tersebut menambah semarak kegiatan sekaligus memperkuat nilai budaya dan kearifan lokal.

‎“Kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, komunitas, dan masyarakat ini patut menjadi contoh. Pembangunan spiritual, sosial, dan ekonomi kerakyatan dapat berjalan beriringan demi kemaslahatan umat,” tambahnya.

‎Sebagai putra asli Betawi, Bang Azran berharap semangat Ciracas Kota Santri dapat terus dijaga dan dikembangkan sebagai model penguatan karakter masyarakat Jakarta yang inklusif dan berkeadilan. “Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, mempererat ukhuwah, serta menjadi doa bersama bagi keselamatan bangsa dan kemajuan Jakarta,” tutupnya.

‎Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Ia menilai Deklarasi Ciracas Kota Santri, Gebyar Kampung Sedekah, serta Dzikir dan Muhasabah Akhir Tahun 2025 merupakan wujud sinergi yang kuat antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

‎“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat wilayah, serta seluruh unsur pendukung yang telah bekerja keras sehingga acara ini berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujar Munjirin.

‎Dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Ciracas yang telah berpartisipasi aktif dan menjaga suasana kondusif selama kegiatan berlangsung. “Semoga semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan ini terus terjaga dalam membangun Jakarta Timur yang harmonis dan berakhlak,” pungkasnya.

‎Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Panitia Pelaksana Forum Kolaborasi Ciracas bersama Camat Ciracas serta seluruh elemen masyarakat.

Artikel Terkait

Scroll to Top