Silaturahmi dengan Bang Azran, KONI Pusat Siap Kawal Pemilihan Ketum KONI Jakarta

JAKARTA-Sikap tegas diperlihatkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dalam memantau organisasi anggotanya. Salah satunya, dinamika dalam berbagai pemilihan di daerah tanpa terkecuali DKI Jakarta.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengingatkan, agar proses kampanye dan pemilihan berjalan sportif. Ia menekankan bahwa masyarakat olahraga prestasi harus menjunjung persatuan dan sportivitas, karena tujuannya satu: mengantar atlet untuk mengangkat harkat dan martabat Indonesia.

“Bicara olahraga, bicara Merah Putih. Olahraga adalah pemersatu bangsa, jadi tolong bidang organisasi pantau ya pemilihan Ketum KONI DKI nanti jangan sampai ada riak-riak, karena Jakarta adalah barometer olahraga nasional jadi jangan sampai riak-riak itu sampai daerah nantinya. Harus berjalan sesuai dengan tata tertib yang berlaku,” tegas Marciano kepada Kabid Organisasi KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Eko Budi Supriyanto yang hadir mendampingi.

Hal itu diungkapkan Marciano saat menerima silaturahmi Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Achmad Azran di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakart, 28 November 20025.

Lebih lanjut Marciano mengatakan, dia menyayangkan proses pemilihan pimpinan organisasi olahraga yang transaksional dan akhirnya menimbulkan konflik. “Sudah saatnya tidak transaksional, kita ini pengurus olahraga yang habis waktu, tenaga dan apapun, masa masih harus transaksional,” tambahnya.

Marciano juga mengucapkan terima kasih dengan kedatangan Achmad Azran . “Terima kasih atas kunjungannya. Saya senang bisa berkomunikasi. Insya Allah ada manfaatnya bagi pembinaan olahraga prestasi,” ujar Marciano.

Seperti diketahui, KONI DKI Jakarta akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) pada 2026 semester pertama. Marciano menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik siapa pun yang ingin memajukan olahraga DKI Jakarta. “Apalagi Bang Azran putra daerah, asli Betawi, bisa juga kita bilang keluarganya Bang Pitung. Saya yakin Provinsi DKI Jakarta bisa kembali Jaya. Karena Jakarta memiliki segalanya, mulai sarana dan prasarana, atlet, dan dukungan pemerintah daerah yang lebih dibanding provinsi lain,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa pemilihan Ketum KONI DKI Jakarta merupakan kewenangan anggota cabang olahraga, lima KONI Kota, KONI Kabupaten Kepulauan Seribu, dan Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga. Marciano berharap proses pemilihan berlangsung demokratis sesuai aturan.

Marciano juga mengarahkan agar Bang Azran menyosialisasikan program kerja kepada seluruh pemilih dengan tujuan memaksimalkan potensi olahraga DKI Jakarta dengan segera dan tepat sasarran.Pada PON XXI Aceh–Sumut 2024, DKI Jakarta berada di peringkat kedua. DKI terakhir kali menjadi juara umum pada PON XVIII/2012 Riau.

Sementara itu, Bang Azran mengaku bangga dan terhormat bisa diterima Ketua Umum KONI Pusat. “Saya sebagai putra daerah merasa terpanggil ingin memberikan yang terbaik untuk DKI Jakarta. Dorongan dari teman-teman anggota KONI DKI dan kecintaan saya terhadap Jakarta, membuat saya siap lahir batin maju sebagai Ketua Umum KONI DKI. Saya pun akan menjaga amanat agar pemilihan ini aman dan sportif,” kata Azran kepada Marciano dan jajarannya.(*)

Artikel Terkait

Scroll to Top