JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil DKI Jakarta, Achmad Azran, turut menyoroti terbatasnya lahan pemakaman umum di Jakarta. Terlebih, sembilan dan 16 tempat pemakaman umum (TPU) di ibukota negara ini sudah dinyatakan penuh.
Menurut senator yang akrab disapa Bang Azran ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus bergerak cepat menyikapi masalah ini.
“Keterbatasan lahan ini bukan masalah sepele. Apalagi, ini menyangkut masyarakat. Pemprov mau tidak mau harus mencari dan menyiapkan sejumlah alternatif untuk menanganinya,” tutur Bang Azran, Rabu (22/10/2025), di Jakarta.
Putra asli Betawi ini juga memberikan sejumlah masukan yang mungkin bisa dimanfaatkan Pemprov.
“Mungkin Pemprov bisa membuat pemakaman bertingkat. Tapi harus dipelajari terlebih dahulu memungkinkan atau tidak. Solusi lainnya adalah memanfaatkan lahan di luar Jakarta, di daerah-daerah perbatasan. Tapi ini pun harus jelas aturannya dengan Pemda terkait,” tuturnya.
Bang Azran juga mengimbau agar Pemprov membuat aturan tegas mengenai alih fungsi lahan.
“Karena, jika lahan-lahan yang ada terus dikikis buat pembangunan, kondisi Jakarta bisa semakin memprihatinkan. Kalau sekarang lahan pemakaman yang berkurang, nanti lahan serapan yang bisa menghilang atau tidak ada lagi area hijau di Jakarta. Kalau ini terjadi, Jakarta dalam bahaya,” katanya tegas.
Sebelumnya, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan menyatakan sembilan tempat pemakaman umum (TPU) di Jakarta Selatan (Jaksel) telah penuh dan tidak dimungkinkan pemakaman baru.
Sembilan TPU tersebut, yakni Tanjung Barat, Jagakarsa, Kampung Kongsi, Grogol Selatan, Kebagusan, Pisangan, Pejaten Timur, Pejaten Barat dan Cikoko. Kapasitas sembilan TPU yang sudah penuh itu kemudian dialihkan ke TPU lainnya.
Sedangkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sedang mengkaji usulan pemakaman bertingkat atau vertikal untuk mengatasi keterbatasan lahan tempat pemakaman umum (TPU) di Jakarta.