Warga Betawi, Nyok Bersatu untuk Jadikan Jakarta Kota Global dan Budaya

JAKARTA – Sebagai pusat pemerintahan, Jakarta dihuni oleh berbagai suku. Dengan alasan tersebut, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Jakarta, Achmad Azran, mengajak masyarakat bersatu dan menjadikan Jakarta sebagai kota global dan budaya.

Menurut Bang Azran, sapaan akrab beliau, keberagaman yang ada ini harus membuat Jakarta menjadi lebih kuat dan solid.

“Jakarta ini sudah dihuni masyarakat dari berbagai macam suku dan golongan. Jakarta sudah menjelma menjadi kota global. Tapi, saya berharap budaya sebagai identitas Jakarta tidak hilang, justru semakin diperkuat. Karena, keberagaman ini adalah bukti keramahan Jakarta,” katanya saat Diskusi dan Silaturahmi Gelar Budaya Betawi 2025, yang merupakan rangkaian HUT ke-498 Kota Jakarta, Jumat (27/6/2025).

https://www.youtube.com/live/z5lifGqERmU?si=tn7Gly68OsVgqhtw

Senator asli Betawi ini menambahkan, keberagaman ini harus diikat dalam kebersamaan.

“Karena ikatan kebersamaan akan menjadi kekuatan Jakarta dalam mencapai harapan-harapan warganya, yaitu menuju kota yang nyaman untuk semua warga. Jakarta ibaratnya rumah yang nyaman untuk semua yang tinggal di dalamnya,” terangnya lagi.

Tidak itu saja, Bang Azran juga mengimbau warga asli jakarta, khususnya suku Betawi, untuk mulai bersatu untuk memperkuat menuju kota global dan budaya.

“Kita bisa melihat dari kekompakan seperti ikatan keluarga Minang, ikatan keluarga Madura, ikatan keluarga Maluku dan lainnya. Bagaimana ikatan itu membuat mereka sangat kompak meski dalam perantauan,” katanya.

Betawi sebagai tuan rumah di Jakarta, sambung Bang Azran, harus memiliki identitas itu.

“Inilah pentingnya menjaga, melestarikan, serta memperkuat budaya. Kita lihat bagaimana telunjuk jari ketua adat di berbagai daerah sangat dihormati masyarakatnya,” katanya.

Ia berharap Jakarta, khususnya Betawi, memiliki seorang tokoh adat.

“Tapi tentunya tokoh yang dapat memimpin dan dapat membawa adat dan budaya Betawi mempunyai wibawa. Tokoh yang memang memiliki pengaruh besar terhadap budaya Betawi,” tuturnya.

Ia menambahkan, selama ini sosok Betawi lebih dikenal dengan kesenian maupun seniman-senimannya yang kerap hadir dalam berbagai program tv nasional.

“Budaya Betawi memang sudah dikenal luas lewat seniman-senimannya. Tapi menurut saya sudah saatnya Betawi memiliki sosok kharismatik yang ketokohannya disegani. Sosok yang punya pengaruh besar dalam kemajuan Betawi,” harapnya. (*)

https://youtu.be/k66-zAveIUg

Artikel Terkait

Scroll to Top