Takbiran CFN Pemprov Harus Ditata Bagus, Bang Azran Ingatkan: Euforia Boleh, Ketertiban Wajib

‎JAKARTA-Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta, Achmad Azran atau yang akrab disapa Bang Azran, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menggelar Car Free Night (CFN) pada malam takbiran Idulfitri 1447 H di kawasan Sudirman–Thamrin, Jumat, 20 Maret 2026.

‎Bang Azran menilai kebijakan ini merupakan langkah progresif dalam mengarahkan perayaan takbiran agar lebih tertib, aman, dan berorientasi pada ruang publik yang sehat.

‎“Kita tentu mengapresiasi upaya pemerintah menghadirkan alternatif perayaan yang lebih terkelola. Ini menunjukkan adanya niat baik untuk menjaga ketertiban tanpa menghilangkan semangat kebersamaan masyarakat,” ujar Bang Azran.

‎Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak cukup diukur dari kemeriahan semata, melainkan dari sejauh mana substansi nilai takbiran tetap terjaga dan seluruh masyarakat mendapatkan akses yang adil untuk berpartisipasi.

‎“Jangan sampai ruang perayaan ini hanya dinikmati segelintir kelompok atau justru menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga lain. Penataan harus matang, inklusif, dan sensitif terhadap seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

‎Bang Azran juga menyoroti pentingnya mitigasi terhadap potensi persoalan klasik, seperti kepadatan berlebih, gangguan mobilitas warga, serta pengelolaan sampah pasca kegiatan.

‎Dalam himbauannya, Bang Azran mengajak masyarakat untuk menunjukkan kedewasaan dalam merayakan malam takbiran.
‎“Mari kita rayakan dengan penuh makna. Takbiran bukan sekadar keramaian, tetapi momentum spiritual. Hindari euforia yang berlebihan, jaga ketertiban, dan hormati hak sesama warga untuk tetap merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

‎Ia juga menambahkan bahwa kualitas sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi oleh perilaku warganya dalam memanfaatkan ruang publik.

‎“Jakarta harus menjadi contoh kota yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga matang secara sosial. Perayaan seperti ini adalah cermin kedisiplinan dan peradaban kita,” lanjutnya.

‎Sebagai Anggota DPD RI/MPR RI, Bang Azran mendorong agar kegiatan Car Free Night ini dievaluasi secara menyeluruh pasca pelaksanaan, sehingga ke depan dapat menjadi model kebijakan publik yang lebih baik, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

‎“Apresiasi perlu kita berikan, namun evaluasi juga harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Dari situlah kualitas kebijakan publik akan terus meningkat,” tutup Bang Azran.

Artikel Terkait

Scroll to Top